Cara Melancarkan ASI Secara Alami

Ibu menyusui tentu berharap agar produksi Air Susu Ibu atau ASI melimpah agar buah hatinya bisa senantiasa kenyang, sehat dan tumbuh dengan baik. Namun ada kalanya beberapa ibu mengalami masalah kesehatan yang berimbas pada kurangnya konsumsi ASI. Untuk mengatasinya, ada beberapa cara melancarkan ASI yang bisa dicoba oleh ibu menyusui. Cara-cara ini terbilang sederhana serta dapat dijalankan dengan mudah. Mulai dari konsumsi makanan tertentu, melakukan pijat laktasi sampai menghindari stres.

Berikut adalah aneka cara dalam melancarkan produksi ASI yang tepat bagi ibu menyusui. Ikuti langkah-langkah berikut agar ASI dapat dihasilkan dalam kualitas dan kuantitas baik.

  1. Ibu bisa mengonsumsi aneka makanan yang dapat melancarkan ASI. Ada banyak jenis makanan yang disarankan untuk ibu dalam menambah produksi ASI. Di antaranya adalah daun katuk. Dalam daun katuk terkandung polifenol yang salah satu fungsinya ialah merangsang produksi hormon prolaktin. Hormon ini sendiri dapat merangsang produkis ASI. Jadi, fungsi daun katuk ini tidak perlu diragukan lagi dalam hal memperlancar produksi ASI. Cara penyajian daun katuk juga sangat mudah. Daun katuk ini bisa dimasak menjadi sayuran atau sup. Makanan lain yang terbukti bisa melancarkan ASI adalah pare, buah pepaya, wortel, kunyit serta sayuran yang berwarna hijau. Dalam pare terkandung insulin yang dapat melancarkan keluarnya ASI, dalam pepaya terkandung enzim papanin yang dapat memaksimalkan produksi ASI, sementara dalam wortel terkandung betakaroten yang berfungsi sebagai antioksidan. Kunyit sendiri memiliki peran sebagai anti inflamasi serta anti oksidan.
  2. Cara melancarkan ASI berikutnya adalah dengan melakukan pijat laktasi. Pijat di area payudara ini akan sangat baik dalam melancarkan ASI. Hal ini juga dilakukan guna melancarkan peredaran darah agar ASI menjadi lancar. Cara pijat ini diawali dari leher belakang, bahu serta punggung. Pemijatan dilakukan menggunakan telapak tangan sampai ibu merasa rileks. Kemudian pijatan dilanjutkan di area depan payudara dengan gerakan melingkar. Tujuannya adalah agar daerah aerola dapat menjadi lebih lentur.
  3. Sering-seringlah menyusui ataupun memerah ASI. Perlu diketahui bahwa produksi Air Susu Ibu memiliki sifat supply by demand. Artinya, apabila kebutuhan bayi akan ASI meningkat maka secara otomatis produksi ASI juga akan meningkat. Jadi, semakin jarang ibu menyusui maka produksi ASI juga akan semakin berkurang. Sehingga, langkah terbaik dalam melancarkan serta memperbanyak ASI adalah dengan menyusui bayi sesering mungkin. Bagaimana dengan ibu yang bekerja? Solusinya adalah dengan memerah air susu di sela-sela waktu kerja. Hal ini juga dapat dilakukan agar produksi ASI tetap terjaga. Gunakan alat pompa khusus dan lakukan setidaknya tiap tiga jam sekali.
  4. Ibu juga sebaiknya menghindari stres. Jika ibu ingin produksi ASI-nya lancar, hindarilah stress sebisa mungkin. Hal ini karena stres akan dapat mempengaruhi produksi ASI. Agar dapat terhindar dari stres, cobalah untuk selalu berpikir secara positif. Jangan menyimpan beban pikiran dan ceritakan hal yang menjadi beban tersebut pada orang-orang terdekat.
  5. Konsumsilah air putih dalam jumlah cukup. Menurut penelitian dari The Institute of Medicine atau IOM, ibu hamil disarankan untuk mengonsumsi 3.1 liter air atau setara dengan 13 gelas tiap harinya. Konsumsi air putih secara bertahap dan tidak sekaligus. Selain dapat membantu kelancaran produksi ASI, konsumsi cukup air putih juga akan menghindarkan ibu dari dehidrasi.

Yang tidak kalah penting dalam cara melancarkan ASI ialah mengonsumsi makanan sehat serta bergizi. Apapun yang dikonsumsi oleh ibu akan berperan dala menjaga stamina, kesehatan serta kebugaran saat menyusui. Stamina menurun akan berdampak pula pada produksi ASI. Sangat disarankan bagi ibu dalam mengonsumsi aneka makanan yang benar-benar memiliki kandungan gizi cukup dan seimbang. Selain untuk kesehatan ibu, makanan sehat ini juga penting bagi bayi. Termasuk dalam makanan sehat ini adalah daging sapi serta kacang merah. Dalam daging sapi, terkandung zat besi yang dapat menjauhkan ibu menyusui dari anemia. Ibu yang terserang anemia akan mudah lelah sehingga produksi ASI dapat menurun drastis.

Selain daging sapi, ibu juga bisa mengonsumsi kacang merah. Kacang merah juga menjadi sumber zat besi yang kaya. Sementara untuk buah-buahannya, ibu dapat mengonsumsi jeruk yang terbukti kaya akan vitamin C. Vitamin ini akan membantu dalam menguatkan daya tahan sehingga ibu lebih kebal terhadap aneka penyakit. Cara melancarkan ASI yang banyak dipilih ialah dengan mengonsumsi obat-obatan atau suplemen yang bisa memperbanyak produksi ASI. Walau suplemen seperti ini tampak menggiurkan, namun sebaiknya ibu mengonsultasikannya terlebih dahulu dengan dokter. Jangan sampai salah mengonsumsi suplemen yang bukannya memperlancar ASI namun justru berbahaya bagi kesehatan ibu serta bayi. Demikian adalah beberapa cara yang bisa dilakukan ibu guna memperlancar ASI.

Post A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*