8 Bahaya Efek Menelan Sperma Yang Perlu Anda Ketahui

Efek menelan sperma bisa membuat wanita awet muda adalah salah satu mitos yang banyak sekali beredar di kalangan masyarakat Indonesia. Hal yang tak lazim ini kemudian menjadi populer karena beredarnya mitos ini. Terlebih banyak orang yang terinspirasi dari adegan di film porno yang menunjukan bahwa hal tersebut seolah adalah hal biasa.

Secara biologis, sperma memang memiliki kandungan zat-zat yang bergizi seperti protein, kalium, tembaga, seng, lemak, karbohidrat, fruktosa dll.

Lebih jelas lagi, dr. Johnson dan dr. Everitt dalam penelitiannya yang masuk dalam bukunya Essential Reproduction (2000), hanya dalam takaran 1 sendok teh, sperma memiliki kandungan nutrisi positif sebagai berikut : 150 gram protein tinggi, 6 mg lemak baik, 11 mg karbohidrat, 3 mg kolesterol, zat gula, seng dan juga tembaga.

Mungkin hal inilah yang menjadi dasar beredarnya mitos tersebut. Kandungan gizi pada sperma memang bagus untuk pembuahan, namun apakah kandungan gizi pada sperma ini bisa diserap oleh tubuh dengan baik jika ditelan?

Pada kenyataannya, sperma ini kandungan gizi atau nutrisinya akan menghilang setelah masuk pada sistem reproduksi. Belum ada penelitian yang menyebutkan bahwa kandungan nutrisi ini bisa diserap dengan baik oleh tubuh saat ditelan, apalagi bisa membuat awet muda.

Lalu apakah efek menelan sperma? Apakah hal tersebut berbahaya? Tentu saja hal tersebut memiliki dampak bahaya. Meski kandungan nutrisinya baik untuk proses pembuahan, bukan berarti sperma adalah sesuatu yang baik untuk masuk dalam sistem pencernaan.

Dampak positif menelan sperma mungkin hanya bisa dirasakan secara psikologis. Saat wanita menelan sperma pasangan prianya, keduabelah pihak akan merasakan sensasi bahagia. Efek bahagia inilah yang kemudian menjadi dasar untuk terus menerus melakukan hal ini.
Namun ternyata ada beberapa dampak negatif yang perlu diketahui juga.

Menularkan penyakit.
Penyakit sangat mudah menular melalui darah dan juga cairan yang dikeluarkan alat kelamin. Hanya dengan berhubungan seksual secara normal saja, penyakit bisa saja menular, apalagi jika sperma ini ditelan dan masuk dalam sistem pencernaan, penularan akan lebih berbahaya.

Sperma sangat rentan sebagai penyebar penyakit seperti rasa singa atau sifilis dan penyakit lainnya. Sangat berbahaya jika virus ini sampai masuk dalam tubuh Anda, terlebih melalui sistem pencernaan.
Lebih berbahaya lagi, menelan sperma bahkan bisa menyebabkan kematian. Jika pihak pria memiliki penyakit menular yang berbahaya, dengan menelan sperma secara cepat penyakit milik sang pria akan menular pada wanita hingga menyebabkan kematian.

Beberapa penyakit berbahaya yang bisa menyebabkan kematian setelah menelan sperma adalah AIDS dan Hepatitis. Jika pihak pria memiliki penyakit ini, secara singkat penyakit ini akan ditularkan melalui sperma yang ditelan oleh wanita. Secara singkat pula, pihak wanita akan merasakan efek dari penyakit ini bahkan efeknya lebih cepat dari penderitanya sendiri.

Beresiko tinggi pada tenggorokan yang bermasalah.
Radang atai sakit tenggorokan adalah hal yang lumrah dan biasa terjadi pada seseorang. Biasanya saat terjadi radang, dalam saluran tenggorokan akan terdapat luka atau lecet. Saat menelan sperma dalam kondisi ini, tenggorokan akan terasa sangat sakit.

Selain itu, resiko terinfeksi penyakit akan jauh lebih meningkat. Sperma juga tidak selalu dalam kondisi baik, jika kualitas sperma sedang tidak baik, sperma tersebut bisa juga mengandung zat-zat yang tidak baik untuk dicerna oleh tubuh dan hal ini akan menimbulkan masalah yang sangat serius.

Resiko alergi pada sperma.
Mungkin terdengar aneh dan lucu jika ada suatu kasus tentang alergi terhadap cairan sperma. Namun kenyataannya hal ini benar-benar ada. Beberapa pria bahkan mengaku merasa jijik dengan cairan spermanya sendiri.

Wanita yang alergi dengan cairan sperma juga akan merasa tidak nyaman saat bersentuhan dengan sperma. Jika terlalu sering menelan sperma, resiko alergi pada cairan sperma bisa meningkat dan hal ini pasti akan menganggu untuk keharmonisan hubungan. Karena kedepan, hubungan seksual pasti akan terganggu.

Menelan sperma mungkin memberikan efek bahagia sesaat, namun efek jangka panjangnya cukup berbahaya.

Respon Psikosomatis.
Sperma bukanlah sesuatu yang higienis untuk masuk dalam sistem pencernaan. Sperma merupakan suatu kelenjar yang berfungsi positif untuk membuahi sel telur dalam rahim perempuan. Memaksakan cairan sperma untuk masuk ke sistem pencernaan akan memunculkan respon psikosomatis.

Respon psikosomatis ini menjadi salah satu efek menelan sperma yang akan langsung terasa.
Respon psikosomatis muncul karena ada suatu benda asing yang masuk dalam tubuh. Secara natural tubuh akan menunjukan respon penolakan. Beberapa contoh respon psikosomatis yang kerap terjadi adalah sakit kepala dan mual.

Meski tak semua pelaku yang menelan cairan sperma mengaku merasakan sakit kepala setelah menelan sperma, namun ternyata ada banyak testimoni yang menyebutkan bahwa setelah menelan sperma, mereka mengalami pening atau sakit kepala.

Muncul rasa mual hingga muntah darah.
Seperti yang sudah dijelaskan diatas, sperma mengandung protein dengan kadar yang cukup tinggi. Kadar protein yang tinggi ini membuat cairan sperma menjadi sangat amis. Saat menelan sperma, rasa amis ini bisa membuat mual.

Bagaimana dengan rasanya? Dari sekian banyak wanita yang pernah mencoba menelan cairan sperma, kebanyakan tak bisa mendeskripsikan rasa dari cairan ini. Apakah asin atau bagaimana, rasanya tak bisa dideskripsikan dengan jelas, namun efek mual setelah menelan cairan sperma, hampir selalu terjadi.
Bahkan ada pengakuan dari sejumlah wanita yang setelah menelan cairan sperma ini merasa mual dan akhirnya muntah, bahkan untuk orang yang memang tidak tahan dengan bau amis akan muntah hingga muntah darah.

Resiko terkena flu berat.
Ada beberapa orang yang memiliki alergi pada makanan yang mengandung kadar protein tinggi seperti telur, udang atau ikan laut. Kandungan cairan sperma yang sangat tinggi tentu akan memancing munculnya alergi ini juga.

Reaksi yang pertama kali akan muncul biasanya adalah flu. Flu akan semakin memarah dengan peningkatan suhu badan dan demam yang berkepanjangan.

Trauma mendalam.
Trauma bisa terjadi saat wanita yang memiliki ekspektasi tinggi terhadap rasa dari sperma kemudian mendapati rasa sperma yang tidak sesuai dugaannya. Trauma ini akan membuat wanita menjadi semakin risih dengan sperma.

Trauma ini bisa meningkatkan gejala psikosomatis wanita saat melihat sperma, bahkan saat berhubungan sex gejala ini bisa saja terjadi. Jika sudah sampai pada titik ini, hubungan seksual tentu akan terasa tidak nyaman lagi karena saat melakukan hubungan sex wanita sudah lebih dulu merasa jijik dengan bayangannya.

Jika Anda masih percaya pada mitos bahwa menelan sperma bisa membuat wanita awet muda, lebih baik Anda berpikir kembali bahwa hal tersebut masihlah mitos dan tidak memiliki landasan medis yang jelas.

Menelan sperma mungkin memberikan sensasi bahagia secara psikologis, namun efek jangka panjang yang mungkin terjadi perlu menjadi pertimbangan serius juga. Efek menelan sperma yang positif dan negatifnya terlalu banyak efek negatifnya. Tetap jalani hubungan yang sehat baik secara seksual maupun sehat secara fisik.


Anda Serius Ingin Mengakhiri Ejakulasi Dini?, Ingin Memuaskan Istri Yang Anda Cintai? Ingin Berhubungan Intim Berjam-Jam?
Silahkan Klik
Disini
 

Ingin Memuaskan Pasangan Anda? Klik Disini